^Kembali Ke Atas

foto1 foto2 foto3 foto4 foto5

KEPALA DESA

            SAMBUTAN

     I GEDE PARTADANA, SH

GALERI FOTO

KALENDER

September 2017
MonTueWedThuFriSatSun
123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930

POTENSI

  • Perdagangan
  • Industri
  • Pertanian
  • Perkebunan
  • Peternakan
  • Seni & Budaya
  • Olahraga

PENGUMUMAN

STATISTIK PENGUNJUNG

035637
Hari Ini
Minggu Ini
Bulan Ini
Semua
56
249
1928
35637

Your IP: 54.144.21.195
  • 1.jpg
  • 2.jpg
  • 3.jpg
  • 4.jpg
  • 5.jpg
  • 6.jpg
  • 7.jpg
  • 8.jpg
  • 9.jpg
  • 10.jpg
  • 11.jpg
  • 12.jpg
  • 13.jpg
  • 14.jpg
  • 15.jpg
  • 16.jpg
  • 17.jpg
  • 18.jpg
  • 19.jpg
  • 20.jpg

UNUD MELAKSANAKAN KKN PPM DI DESA BEBANDEM

2017

 

Setelah beberapa minggu yang lalu desa Bebandem menerima KKN mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha, kali ini (24/7) desa Bebandem juga kedatangan KKN mahasiswa dari Universitas Udayana. Penerimaan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) ini dilaksanakan di aula kantor perbekel desa Bebandem, yang dihadiri oleh perbekel beserta perangkat desa, bhabinkamtibmas dan babinsa desa Bebandem. Mahasiswa yang akan melaksanakan kegiatan KKN PPM dari tanggal 22 Juli 2017 sampai 28 Agustus 2017 ini berjumlah 14 orang, yang pada saat penyerahan didampingi oleh Dra. Ni Luh Watiniasih, M.Sc selaku dosen pembimbing.

Kegiatan penyerahan mahasiswa KKN PPM ini berjalan dengan lancar diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya Putu Eka Pratama Wartana selaku kordes memberikan sambutan yang isinya ucapan terimakasih kepada perbekel Bebandem atas kesediaanya menerima mahasiswa KKN serta menyampaikan tema dan program kegiatan yang akan dilaksanakan. Tema yang diambil adalah Pengembangan Potensi Desa Berbasis Kearifan Lokal Untuk Mewujudkan Desa Bebandem Yang Sistematis Dan Maju. Untuk program kerja, programnya dibagi menjadi dua yakni program utama yang berjumlah 4 (empat) kegiatan diantaranya prasarana fisik yang kegiatannya adalah pengadaan tong sampah dan pengadaan plang jalur trecking. Peningkatan produksi yang kegiatannya penyuluhan dan pelatihan jamur tiram serta pelatihan green school untuk siswa sekolah dasar. Sosial budaya yang kegiatannya pembuatan profil potensi serta masalah desa, penyuluhan kenakalan remaja dan penguatan nilai pancasila, penyebaran informasi desa wisata. Kesehatan masyarakat yang kegiatannya sosialisasi demam berdarah dan kanker serviks, penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Sedangkan untuk program yang kedua adalah program bantuan yang nantinya akan bersifat fleksibel.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dosen pembimbing yang isinya penyampaian terimakasih dan penyampaian program secara umum serta berharap kegiatan yang KKN PPM iini bisa berjalan lancar dan pemerintah desa bisa memberikan masukan atau saran terhadap kegiatan KKN PPM yang dilaksanakan kali ini. Kegiatan KKN PPM seperti ini disambut baik oleh Perbekel desa Bebandem serta berharap kegiatan KKN PPM ini bisa berjalan dengan lancar dan memberikan dampak yang positif untuk kemajuan desa Bebandem.

KEGIATAN KULIAH KERJA NYATA MAHASISWA UNDIKHSA

2017

          

  Salah satu tahapan dalam pendidikan dijenjang perkuliahan adalah kuliah kerja nyata (KKN). Program KKN sebagai realisasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, mempunyai nilai yang strategis untuk ditingkatkan dengan tujuan memberikan pendidikan kepada masyarakat, sekaligus memberikan bekal pengalaman bagi para mahasiswa dalam mengaplikasikan disiplin ilmunya ditengah masyarakat. Sebagai realisasi dari kegiatan tersebut, 17 (tujuh belas) mahasiswa KKN dari UNDIKSHA Singaraja yang melakukan kegiatan KKN di desa Bebandem melakukan beberapa kegiatan berikut.

1. Membantu Kegiatan Jumat Bersih

Kebersihan dilingkungan sangat perlu dijaga agar orang-orang disekitarnya bisa menjadi nyaman dalam beraktifitas. Perbekel Bebandem beserta seluruh perangkatnya melakukan kegiatan pembersihan setiap minggunya di lingkungan sekitar, yang dilakukan setiap hari Jumat. Mahasiswa KKN Undiksa Singaraja juga dilibatkan dalam kegiatan ini dengan ikut membantu melakukan pembersihan. Kegiatan ini dilakukan dari lingkungan kantor, tempat umum, lingkungan banjar dinas dan di lingkungan adat sekitarnya. Dalam kegiatan ini, masyarakat juga dihimbau untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah plastik disembarang tempat. Kegiatan penanganan masalah sampah plastik juga sudah dilakukan dari pemerintah desa dengan mengadakan pertemuan dengan kelian banjar dinas, kelian banjar adat, kelian subak,tokoh masyarakat, kepala pasar, serta dihadirkan pula dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Karangasem. Kegiatan jumat bersih ini dilakukan dari jam 07.00 sampai dengan 08.00 Wita.

2. Pemasangan Biopori

Lubang resapan biopori adalah lubang silindris yang dibuat secara vertical kedalam tanah sebagai metode resapan air yang berfungsi untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya serap air pada tanah. Kegiatan ini dilaksanakan dari hari Kamis (29/7) dan hampir berlangsung setiap hari dari pukul 13.00-18.00 WITA, yang dimulai dilaksanakan dari banjar dinas Tihingseka kemudian dilanjutkan di banjar dinas Tihingan serta didampingi oleh Klian Banjar Dinas setempat. “Pemasangan lubang resapan air (BIOPORI) ini dilakukan serangkaian dengan program kerja di Desa Bebandem , yakni pemasangan 1.000 buah biopori yang nantinya bisa meningkatkan penyerapan air ketanah sehingga bisa mengatasi masalah banjir dan curah hujan yang sangat tinggi” ungkap I Made Suardita selaku Kabadis Tihingseka. Di dalam pemasangan pertama lubang resapan air (BIOPORI) ini Mahasiswa KKN di contohkan terlebih dahulu bagaimana cara memasang lubang resapan air secara benar oleh tenaga lapangan dari desa, kemudian mahasiswa diberikan kesempatan untuk melakukan pemasangan secara mandiri. Pemasangan lubang resapan air ini dipasang secara merata wilayah di desa Bebandem.

3. Senam Pinguin

Kegiatan senam pinguin ini direncanakan dilaksanakan di seluruh Paud yang ada di desa Bebandem. Senam ini diawali dilaksanakan di Paud Wana Cita banjar dinas Tihingseka hari Jumat (14/7) mulai pukul 08.30-09.30. Mahasiswa KKN Universitas Pendidikan Ganesha ditunjuk sebagai instruktur senam dan diikuti oleh semua siswa paud dan didampingi oleh koordinator paud, Murtiyanti. “Kegiatan senam ini sangat bagus untuk melatih kemampuan otak kiri dan otak kanan untuk anak-anak usia dini atau paud,” kata Murtiyanti. Selain mengajarkan keterampilan senam pinguin untuk anak paud, Mahasiswa KKN Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja juga mengajarkan gerakan tepuk semangat dan lagu anak-anak Indonesia. Seperti kata kordinator senam Gede Rawes Budiarta, “Hal ini perlu dilakukan karena selain membantu kebugaran jasmani, kegiatan ini bisa membuat anak-anak paud merasa nyaman dan senang melakukan kegiatan di lingkungan sekolah atau Paud”.

4. Sosialisasi Gosok Gigi dan Mencuci Tangan yang Benar

Sosialisasi gosok gigi dan mencuci tangan sangat penting diterapkan pada anak-anak, karena dapat menumbuhkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Mahasiswa KKN Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja dan dibantu oleh petugas puskesmas Bebandem di SD Negeri 4 Bebandem. “Saya sebagai kepala sekolah di SD Negeri 4 Bebandem sangat berterimakasih kepada Mahasiswa KKN Undiksha Singaraja atas adanya sosialisasi gosok gigi dan cuci tangan sebagai bentuk pola hidup bersih dan sehat ini, karena kegiatan seperti ini perlu ditanamkan sejak dini,” kata I Komang Rai, S.Pd. Kegiatan ini berlangsung pada hari, Sabtu (15/7) pukul 08.00 – 11.00 Wita. Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa di SD Negeri 4 Bebandem. Sosialisasi gosok gigi ini diperagakan oleh ibu Ni Nyoman Sri Winarti selaku pihak puskesmas Bebandem, disini ibu Ni Nyoman Sri Winarti mencontohkan cara menggosok gigi dan mencuci tangan yang baik dan benar dan diikuti oleh seluruh siswa di SD Negeri 4 Bebandem.

5. Bimbingan Belajar

Peranan sekolah dasar pada intinya berada dalam bidang intelektual dan meletakkan faktor-faktor sikap dan psikomotor sebagai dasar dan tujuan pengembangan intelektual atau kegiatan belajar. Peran demikian berarti sekolah dasar menyiapkan pengalaman belajar agar kemampuan intelektual anak dapat berkembang optimal, yang ditunjang oleh sikap dan psikomotor dalam prosesnya dan menghasilkan kecakapan, sikap dan keterampilan yang diharapkan. Oleh karena itu kegiatan bimbingan belajar sangat diperlukan dalam menunjang proses belajar mengajar anak sekolah dasar. Bimbingan belajar yang dilakukan di SD Negeri 4 Bebandem dan SD Negeri 9 Bebandem pada tanggal 17 dan 19 Juli 2017 pada pukul 15.00 s/d 17.00 WITA yang mana kegiatan bimbingan belajar ini merupakan salah satu program mahasiswa KKN UNDIKSHA, dalam pelaksanaan bimbingan belajar ini mahasiswa yang berjumlah 17 orang dibagi menjadi dua kelompok untuk mengajar di SD Negeri 4 Bebandem dan SD Negeri 9 Bebandem. Kegiatan bimbingan belajar ini rutin dilakukan setiap hari Senin dan hari Rabu. Kegiatan ini hanya terfokus pada tiga mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika, yang mana pelaksanaan bimbingan belajar ini dilaksanakan secara bersamaan. Dalam setiap pertemuan hanya terfokus pada 1 kelas yaitu pada hari Senin untuk kelas 4 dan hari Rabu untuk kelas 5. Untuk setiap kelas di kedua sekolah yang berbeda terdiri dari beberapa mahasiswa yaitu di SD Negeri 4 Bebandem dilaksanakan oleh 8 mahasiswa dan di SD Negeri 9 Bebandem dilaksanakan oleh 9 mahasiswa.

6. Kegiatan Kluster

Kegiatan Kluster adalah kegiatan yang di lakukan oleh sub/bagian dari kelompok besar dalam bentuk keluarga asuh. Tema dari kegiatan kluster ini adalah bagian tema yang dikerjakan dalam kegiatan utama. Jumlah tema yang dirancang adalah 1-2 tema, disesuaikan dengan tema kelompok. Dimana mahasiswa KKN boleh memilih 5 tema yang dianjurkan oleh LPPM. 5 tema tersebut yaitu :

  1. Ekonomi kerakyatan
  2. Teknologi pedesaan tepat guna
  3. Sanitasi dan kesehatan lingkungan
  4. Pengembangan SDM
  5. Sosial budaya

Kegiatan kluster ini dilakukan oleh mahasiswa Undiksha yang sedang KKN di Desa Bebandem. Mahasiswa KKN yang berjumlah 17 orang dibagi menjadi 5 kelompok kluster, dalam setiap kelompok terdiri dari 3-4 orang. Setiap mahasiswa diwajibkan mencari 1 keluarga untuk dijadikan keluarga asuh yang mana keluarga asuh tersebut di ambil dari 2 dusun yaitu Dusun Tihingan Tengah dan Tihingan Kauh. Kegiatan ini berlangsung selama 46 hari, yang mana mahasiswa KKN diwajibkan melaksanakan program kluster minimal 20 jam. Program kluster dibantu dan diawasi oleh keluarga yang telah ditunjuk sebagai keluarga asuh. Sebagian kelomkok kluster memilih tema pengembangan SDM serta tema sanitas dan kesehatan lingkungan. Dari tema pengembangan SDM mahasiswa KKN menjalankan program bimbingan belajar yang mana setiap kelompok cluster melakukan bimbingan belajar untuk adik asuh yang ada di keluarga asuh, serta membantu keluarga asuh untuk menciptakan lingkungan yang sehat melalui beberapa program diantaranya menanam tanaman obat, melakukan memilahan sampah organic dan anorganic, serta melakukan kegiatan 3M (menguras, mengubur, dan menutup).

7. Info Wisata

Objek wisata adalah segala sesuatu yang ada di daerah tujuan wisata yang merupakan daya tarik agar orang-orang ingin datang dan berkunjung ketempat tersebut. Objek wisata dapat berupa wisata alam seperti gunung, danau, sungai, pantai, laut dan yang lainnya. contonya saja di daerah Kabupaten Karangasem. Saat ini banyak tempat wisata yang tersembunyi dan menarik untuk dikunjungi yang tidak diketahui oleh masyarakat luas. Dengan kemajuan tekhnologi saat ini, mahasiswa KKN Undiksha mencoba mempublikasikan dan mempromosikan tempat wisata tersebut dengan menggunakan tekhnologi sosial media (sosmed). Sosial media (sosmed) ini diharapkan nantinya dapat menjadi sumber informasi khususnya untuk memperkenalkan tempat wisata yang ada di Kabupaten Karangasem. Objek wisata yang dimaksud adalah memperkenalkan banjar dinas Kastala sebagai desa sadar lingkungan dan desa wisata. Objek wisata tersebut nantinya akan dipublikasikan dan dipromosikan agar tempat wisata tersebut semakin ramai dikunjungi dan semakin banyak orang yang tahu mengenai tempat wisata tersebut.Umumnya di beberapa daerah wisata, untuk memasuki suatu objek wisata para wisatawan diwajibkan untuk membayar biaya masuk atau karcis masuk yang merupakan biaya retribusi untuk pengembangan dan peningkatan kualitas objek wisata tersebut. Beberapa objek wisata yang dikelola oleh pemerintah dan yang dikelola oleh pihak swasta.

8. Pengenalan Komputer Untuk Anak Sekolah Dasar

Di era globalisasi ini perkembangan teknologi sangat bermanfaat bagi pendidikan, yakni teknologi yang digunakan sebagai alat bantu dalam pendidikan agar lebih efektif dan efisien. Jika kita telusuri sencara rinci teknologi tersebut sangat penting untuk dikembangkan karena teknologi tersebut mampu untuk memecahkan masalah belajar serta meningkatkan motivasi belajar siswa. Maka dari itu Mahasiswa KKN Universitas Pendidikan Ganesha melaksanakan program “Pengenalan Komputer untuk Anak Sekolah Dasar” yang bertujuan untuk mengembangkan minat dan bakat siswa dalam bidang teknologi informasi. Program ini dilaksanan di SD Negeri 4 Bebandem dan SD Negeri 5 Bebandem yang melibatkan siswa kelas VI. Kegiatan ini dilaksanakan 1 kali dalam seminggu dengan alokasi waktu 2 jam dalam 1 kali pertemuan, program ini mulai dilaksanakan pada Kamis, 20 Juli 2017 dan berakhir pada Kamis, 27 Juli 2017. Dalam pelaksanaannya selalu didampingi oleh kepala sekolah beserta staf sekolah. Program ini membantu siswa untuk mengenal komputer khususnya pelatihan Ms.Word. Siswa diajarkan dasar-dasar Ms.Word dan mengetik teks yang sudah disiapkan oleh Mahasiswa KKN. Dalam proses pembelajaran, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dalam satu kelompok terdiri dari 4-5 siswa serta didampingi oleh mahasiswa KKN. Terlebih dahulu mahasiswa KKN memberikan pengarahan materi mengenai dasar-dasar Ms.Word selanjutnya siswa diberikan kesempatan untuk mempraktekkan materi yang telah dijelaskan oleh mahasiswa KKN. Sistematikanya siswa secara bergantian mengetik teks sesuai dengan dasar-dasar Ms. Word dan sesuai dengan arahan yang diberikan, sehingga siswa mampu mengoperasikan dasar-dasar Ms.Word.

9. Pembuatan Rempeyek Bersama Ibu PKK

Ekonomi merupakan cara-cara yang dilakukan oleh manusia dan kelompoknya untuk memanfaatkan sumber dalam memperoleh berbagai komoditi dan mendistribusikannya untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Secara umum ekonomi di masyarakat masih belum stabil dikarenakan masih banyaknya kesenjangan perekonomian antara miskin dengan kaya. Dimana mata pencaharian masing-masing masyarakat berbeda. Dengan itu kita menciptakan UKM (Usaha Kecil Menengah) untuk menambah pendapatan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Melihat kondisi perekonomian di Desa Bebandem yang kebanyakan ibu-ibunya mengembangkan usaha rumahan pembuatan makanan ringan (home industry) , maka Mahasiswa KKN Universitas Pendidikan Ganesha melaksanakan program Kegiatan UKM (Usaha Kecil Menengah) “sosialisasi mengkreasikan rempeyek berbentuk kembang goyang” dengan melibatkan ibu-ibu PKK. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 30 Juli 2017 pada pukul 15.00 s/d 17.00 WITA. Dalam pelaksanaan kegiatan ini dibagi menjadi 2 kegiatan yaitu pemberian teori dan pelakasanaan praktiknya. Pemberian teori diwakilkan oleh 2 mahasisiwa untuk menjelaskan bahan-bahan yang digunakan serta cara pembuatan rempeyek kembang goyang. Selanjutnya pada saat praktiknya ibu-ibu PKK langsung mempratikkan pembuatan rempeyek berbentuk kembang goyang. Selain itu kami juga memberikan bingkisan hasil kreasi rempeyek berbentuk kembang goyang kepada ibu-ibu PKK.

10. Pelatihan Tari Untu Anak Sekolah Dasar

Budaya sangat erat kaitannya dengan masyarakat, dimana kehidupan manusia selalu dikelilingi oleh budaya hal ini disebabkan karena manusia selalu berupaya mempertahankan eksistensinya dalam kehidupan yang mengharuskannya selalu bersinggungan dengan lingkungan sekitar. Setiap daerah memiliki budaya, dalam hal ini generasi muda wajib melestarikan budaya daerah mereka mengingat pada kenyataannya semakin pesat perkembangan teknologi menyebabkan kuatnya arus globalisasi atau masuknya budaya asing hingga mampu meggeser keberadaan budaya lokal. Dalam hal ini bila dibiarkan saja tanpa mengambil suatu tindakan maka jiwa seni dan budaya generasi muda akan melemah karena terlalu terlena dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat. Dari permasalahan tersebut Mahasiswa KKN Universitas Pendidikan Ganesha menyusun progam “Pelatian Seni Tari Bali untuk Anak Sekolah Dasar“ sebagai generasi penerus untuk mengembangkan potensi yang dimiliki dalam bidang seni tari Bali dan melestarikan eksistensi dari budaya seni tari itu sendiri. Program ini dilaksanakan di SD Negeri 5 Bebandem yang melibatkan siswa kelas IV, V dan siswa yang mengambil ekstra kurikuler seni tari. Program ini dilaksanakan seminggu sekali pada hari Kamis dengan alokasi waktu 2 jam dalam satu kali pertemuan. Program ini mulai dilaksanakan pada Kamis, 20 Juli 2017 dan berakhir pada Kamis, 27 Juli 2017, pelaksanaan program ini didampingi oleh kepala sekolah dan guru ekstra kurikuler seni tari.

11. Pengembangan Media Informasi Web Desa

Situs web adalah suatu halaman web yang saling berhubungan yang umumnya berada pada server yang sama berisikan kumpulan informasi yang disediakan secara perorangan, kelompok, atau organisasi. Situs web selain memberikan kumpulan informasi, nantinya juga dapat digunakan untuk menyalurkan aspirasi masyarakat. Atas dasar tersebut Mahasiswa KKN Undiksha di Desa Bebandem membuat salah satu program kerja yaitu Pengembangan Media Informasi Web di Desa Bebandem. Program Pengembangan Media Informasi Web ini dilakukan oleh mahasiswa KKN melalui pembuatan berita tentang kegiatan yang dikasanak oleh pemerintah desa dan akan diinformasikan kepada masyarakat secara umum melalui website yang dimiliki oleh desa. Bagi pembaca sekalian bisa mengunjungi website desa Bebandem di http://www. bebandem.desa. id dan E-mail : infobebandem.desa.id

DESA BEBANDEM DIVERIFIKASI

OLEH TIM KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

 

            Menindak lanjuti kegiatan sosialisasi PROKLIM di desa Bebandem Rabu (19/4) lalu, pemerintah desa Bebandem telah melakukan berbagai upaya membuat kegiatan untuk mendorong partisipasi aktif masyarkat dan seluruh pihak untuk meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim dan pengurangan emisi gas rumah kaca, melaluiprogram adaptasi dan mitigasi lingkungan. Pada dasarnya, hampir semua kegiatan Proklim sudah ada di desa Bebandem. namun, dengan adanya sosialisasi terbut masyarakat menjadi lebih tahu manfaat dari kegiatan yang dilakukan dilingkungan sekitar. Kegiatan tersebut misalnya pembuatan penyerapan air hujan dimasing-masing rumah tangga, yang disempurnakan lagi dengan program dari pemerintahan desa berupa pemasangan 1.000 buah biopori, penghijauan, pelestarian sumber mata air, penggunaan sisa makanan untuk pakan ternak, pemanfaatan biogas pada kelompok simantri, dan kegiatan lainnya.

            Berdasarkan hal tersebut, Rabu (5/7) diadakan verifikasi lapangan kaitannya dalam lomba PROKLIM tingkat Nasional oleh Tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Tim ini didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karangasem dan tim provinsi. Rombongan diterima langsung oleh Perbekel Bebandem di aula kantor desa. Kegiatan ini dihadiri juga oleh BPD dan kelembagaan desa lainnya, serta mahasiswa yang malaksanakan KKN dari UNDIKSHA. Penilaian yang dilakukan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama adalah pemaparan kegiatan dari Perbekel Bebandem. Sesi kedua adalah pengecekan bukti di lapangan.

ALAMAT

Kantor Desa Bebandem

Jalan Tohlangkir No. 10 Bebandem

Karangasem - Bali

Telp. 0363-22050

Kode Pos : 80861

E-mail : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

INFO LAYANAN

---info layanan----

 

 

 

SITUS TERKAIT